Soal Danantara, Pengamat: Ide Baik tetapi Berisiko Tinggi

Oleh karena itu, kata dia, sudah semestinya sebuah lembaga penyimpanan dan pengelolaan dana investasi untuk masyarakat kian mudah diaudit.
“Peran BPK dan KPK bahkan semestinya ditingkatkan dalam mengawal duit investasi tersebut,” ungkap Efriza.
Lebih lanjut Efriza menambahkan jika kehadiran Danantara diistimewakan, sementara di sisi lain seolah mengabaikan realitas sebuah lembaga tidak bisa dilepaskan dari konflik kepentingan serta ketidakcermatan dan kelalaian dalam proses pengambilan keputusan, maka akan berbahaya.
"Pemahaman ini semestinya dikedepankan bahwa pengelolaan pendanaan semestinya lebih mengedepankan dasar proteksi, pengawasan, maupun pengauditan terhadap kebijakan yang diambil, bukan malah melonggarkannya," pungkas Efriza. (mcr8/jpnn)
Peneliti senior Citra Institute Efriza menilai bahwa ide mendirikan Badan Pengelola Investasi bernama Danantara sangat baik, tetapi berisiko tinggi.
Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Kenny Kurnia Putra
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas
- Ini Aturan Baru Pemberitahuan Pabean di Kawasan Bebas, Simak Penjelasan Bea Cukai
- Ekonom Asing Sambut Baik Susunan Pengurus Danantara
- Daftar Lengkap Pengurus Danantara, Ada 2 Presiden hingga Tokoh Fenomenal
- Jejak Hitam Penasihat Danantara Thaksin Shinawatra: Korupsi Kebijakan hingga Kasus Pidana