Soal Garuda Jangan Berlarut-larut, Pak Amin: Harus Gerak Cepat

Oleh karena itu, BPK harus melakukan audit investigasi secara independen dan profesional untuk menemukan masalah yang melilit maskapai penerbangan tersebut.
"Konsekuensi hukum terhadap manajemen lama harus ditegakkan karena akibat moral hazard yang dilakukan sangat merugikan negara dan membuat Garuda sebagai maskapai kebanggaan nasional didera masalah seperti sekarang," beber Amin.
Amin juga mengatakan perampingan jumlah pesawat sangat mendesak dilakukan, agar Garuda tidak terus menerus dibebani utang akibat biaya sewa maupun denda.
Dia menyarankan perampingan tetap dipertahankan dalam beberapa tahun ke depan meski kondisi pasar mulai kembali normal.
"Agar Garuda memperoleh kebermanfaatan lebih dari efisiensi yang dilakukan untuk memulihkan kondisi keuangannya," ungkap Amin. (antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Komisi VI menilai ke depan, dikhawatirkan Garuda Indonesia akan lebih sulit bertahan jika strategi penyelamatannya dibiarkan berlarut-larut.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Puncak Arus Mudik, Garuda Indonesia Group Angkut 81 Ribu Penumpang
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Serikat Karyawan Garuda Indonesia Desak Transparansi Manajemen
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Jimmy Masrin Siap Terbuka & Kooperatif, Kuasa Hukum: Ini Masalah Utang yang Berstatus Lancar
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa