Soal Konflik Rempang, Muhadjir Harapkan Ada Titik Temu

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy berharap relokasi warga di Pulau Rempang, Batam yang berujung bentrok bakal segera selesai.
Dia berharap segera ada solusi yang memuaskan semua pihak.
“Jadi, namanya investasi juga betul-betul kami sambut karena mencari investor juga tidak mudah sekarang ini. Ini adalah peluang,” ucap Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).
Alumnus Universitas Airlangga itu menyebutkan bahwa dia turut Chengdu, China pada saat penandatangan kerja sama dan investasi di Rempang.
Menurut dia, saat itu negosiasi untuk kerja sama dan investasi berjalan cukup alot dan lama.
“Tetapi kalau itu berkaitan dengan masyarakat juga harus didengar dan kemudian dicarikan jalan ke luar pokoknya harus ada titik temulah,” kata dia.
Muhadjir menambahkan investasi harus tetap berjalan, tetapi masyarakat juga harus diakomodasi aspirasinya.
Seperti diketahui, bentrokan terjadi antara petugas gabungan dari Polri, TNI, Ditpam Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan Satpol PP dengan warga di Pulau Rempang terjadi pada Kamis (7/9).
Muhadjir Effendy berharap relokasi warga di Pulau Rempang, Batam yang berujung bentrok segera selesai.
- Menko AHY-Mentrans Siapkan Kawasan Transmigrasi Barelang, 68 KK Warga Rempang Terima SHM
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi
- Mendes Yandri Berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah Kuatkan Ekonomi dan Dakwah di Desa
- Konflik Tuntas, Gubernur Meki Nawipa Bakal Temui Masyarakat Puncak Jaya
- Mentrans Iftitah Sampaikan Paradigma Baru Transmigrasi saat Tinjau PSN Rempang
- 3 Warga Rempang yang Dijadikan Tersangka Belum Pernah Diperiksa Polisi