Soal Omongan Pak JK, Ferdinand Curiga Strategi Menyerang Jokowi

"Maka dimainkan isu ini untuk menyerang Pak Jokowi dengan tuduhan antikritik. Padahal pernyataan Pak JK itu, kan adalah sebuah kritik dalam bentuk narasi pura-pura bertanya," sebut Ferdinand.
Hal itu menurut Ferdinand, sekaligus membuktikan mereka berani mengkritik, dan tidak takut meski didengungkan publik pada ketakutan mengkritik pemerintah karena bisa dipolisikan.
Pria yang pernah memimpin Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini menduga, isu ini hanya propaganda politik yang muaranya adalah Pemilu 2024.
"Sudahlah, ini semua mainan politik recehan yang tak akan mampu mendegradasi kepercayaan masyarakat kepada Jokowi," tegas Ferdinand.
Baca Juga: MS Berbuat Dosa atas Arahan Orang Tua, Simak Pengakuannya ke Polisi
Selain itu, isu ini digulirkan untuk membangun stigma seolah-olah Presiden Ketujuh RI itu tukang penjarakan pengkritik.
"Namun, itu tidak akan terbukti karena memang tidak pernah Pak Jokowi memenjarakan orang yang mengkritik. Lagipula Pak Jokowi tidak pernah punya hasrat memenjarakan orang," pungkas Ferdinand.(fat/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Ferdinand Hutahaean sampaikan analisis tajam atas pernyataan Pak JK soal bagaimana mengkritik tanpa dipanggil polisi.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Prabowo: Danantara Akan jadi Salah Satu Pengelola Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia
- Setuju Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dihapus, Eddy Soeparno: Bentuk Keadilan Demokrasi
- Jokowi Lakukan Pertemuan Terbatas dengan Sultan HB X di Klaten
- Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Terkorup Versi OCCRP, Guntur Romli Colek KPK-Kejagung
- Rommy Minta Pengurus Partai Tobat, Wasekjen PPP Bereaksi Begini
- Hadiri HUT ke-60 Golkar, Bamsoet Apresiasi Prabowo Dukung Perubahan Sistem Demokrasi