Soal Pemimpin Harus Sabar, Ganjar Sepakat dengan Jusuf Kalla

Selain itu, Ganjar juga menyoroti mengenai tak ada data yang bisa ditampilkan saat debat akibat keterbatasan waktu.
Menurut dia, secara data kuantitatif memang agak sulit ditampilkan, tetapi seorang pemimpin dapat berbicara secara kualitatif.
"Oke, secara kuantitatif tidak bisa, maka setidaknya pemimpin itu bicara kualitatifnya apa," ujar Ganjar.
Sebelumnya, Rabu (10/1), JK menyatakan seorang pemimpin harus mengedepankan sikap sabar daripada memperlihatkan sisi emosional saat menghadapi suatu persoalan.
JK mengatakan hal itu dalam forum bertajuk "Dialog Kebangsaan dan Kewirausahaan" di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu.
"Bagaimana kira-kira negara dipimpin oleh orang yang suka marah? Bagaimana kira-kira kalau dia berdebat dengan kepala negara lain?" kata JK yang telah menyatakan dukungannya untuk pasangan calon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
JK mengibaratkan seorang pemimpin ialah layaknya sopir yang harus mengedepankan kesabaran dalam berlalu lintas. Jika tidak, kata JK, maka hal itu bisa mencelakakan para penumpang. (antara/jpnn)
Soal pemimpin harus sabar, Capres Ganjar Pranowo sepakat dengan pernyataan Jusuf Kalla.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Rapat Pleno V DPP AMPI: Kembalikan Muruah Organisasi, Perkuat Soliditas Kader
- Kepemimpinan Dalam Organisasi: Tantangan dan Peluang
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- KLB Gerindra Putuskan Prabowo Maju Capres 2029, Haryara Tambunan Merespons, Simak
- Bahas Polemik LPG di Istana, Bahlil Dapat Wejangan dari Jusuf Kalla
- Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo Jauh Tinggalkan Anies & Ganjar