Soal Penghapusan Honorer, Pj Wali Kota Sudah Keluarkan Perintah Ini

Bodewin tidak memungkiri jumlah tenaga honorer di Kota Ambon cukup banyak dan keberadaan mereka masih dibutuhkan hampir di semua lini.
Dia menyebut tenaga honorer itu bahkan masih bekerja di sekolah negeri hingga puskesmas.
Keberadaan tenaga honorer itu untuk menutupi kekurangan jumlah PNS di lingkungan Pemkot Ambon.
Namun, pihaknya akan tetap mengikuti aturan KemenPAN-RB soal penghapusan honorer tersebut.
Baca Juga: Detik-Detik Kericuhan Acara Alumni Ansor & Banser Jatim, Pemicunya Ternyata
"Prinsipnya kami mengikuti dahulu aturan KemenPAN-RB, sambil menunggu aturan selanjutnya," ucap Bodewin.
Diketahui, penghapusan honorer dilakukan lantaran ketentuan hanya mengenal dua status aparatur sipil negara (ASN), yakni PNS dan PPPK. (ant/fat/jpnn)
Pj. Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena sudah keluarkan perintah menyusul rencana penghapusan honorer mulai 2023 sesuai SE MenPAN-RB Tjahjo Kumolo.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- 5 Berita Terpopuler: Sudah Saatnya Pengangkatan R2 & RE jadi PPPK Paruh Waktu, tetapi Ada yang Bikin Kecewa
- 5 Berita Terpopuler: Para Honorer Pilu, Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Mendesak, BKN Langsung Keluarkan 4 Instruksi Penting
- Saatnya Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, R2 & R3 Jangan Menolak ya
- ASN Ini Masuk Sel Setelah Ditangkap Saat Mengambil Paket Sabu-Sabu
- ASN di Bombana Ditangkap Polisi Saat Ambil Paket Sabu-Sabu
- Selamatkan Honorer R2/R3 dari PHK Besar-besaran, Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Mendesak