Soal Permintaan Setop Operasional KRL Bodebek pada 18 April, Ini Respons KCI

jpnn.com, JAKARTA - Lima kepala daerah di wilayah Bodebek meminta untuk menghentikan sementara operasional KRL.
Terkait hal itu VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan.
"Sampai saat ini pembahasan usulan tersebut masih dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT KAI, dan PT KCI," ujar Anne.
Yang jelas kata Anne, selama dalam pembahasan, pada 16-17 April ini KRL Commuter Line masih beroperasi sebagaimana pada masa PSBB.
"Sejalan dengan itu sudah tentu PT KCI sebagai operator KRL yang beroperasi dan melayani masyarakat di tiga provinsi akan patuh terhadap kesepakatan yang dikeluarkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat," katanya.
"Karena KCI melihat semangat utama dalam penerapan PSBB adalah gotong royong untuk bersama menghentikan penyebaran Covid-19," imbuh Anne.(chi/jpnn)
Seperti diketahui lima kepala daerah di wilayah Bodebek meminta KCI untuk menghentikan sementara operasional KRL.
Redaktur & Reporter : Yessy
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya
- Mudik Makin Ramai, KAI Tambah Kereta Semarang-Pasar Senen, Tiket Rp 150 Ribu
- Kapolri Instruksikan Antisipasi Kejahatan di Stasiun untuk Mudik Lebih Aman
- Perjalanan 18 Kereta Api Terlambat Akibat Genangan Air di Batang
- Ada Genangan Air di Batang, Kereta Api Gumarang Terhenti di Semarang Hampir 2 Jam
- Bank Mandiri Berangkatkan 400 Nasabah Mudik Gratis dengan Kereta Api