Soal Reshuffle Kabinet, PAN Hanya Bisa Pasrah

jpnn.com, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menyerahkan nasib mereka di koalisi pemerintahan kepada Presiden Joko Widodo.
Termasuk jika kadernya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) Asman Abnur dicopot.
"Prinsipnya, apa pun soal kabinet adalah hak prerogatif presiden. Kami hormati dari awal. Apa pun kami ikuti," kata politikus senior PAN Taufik Kurniawan, Rabu (26/7).
Dia pun menanggapi santai soal fraksi atau partai lain yang meminta PAN hengkang dari koalisi pendukung pemerintah.
Taufik menjelaskan, koalisi bukan hanya soal ada atau tidaknya menteri di dalam kabinet.
Keputusan bergabung dalam koalisi pendukung pemerintah juga sudah dilakukan sesuai hasil rapat kerja nasional (rakernas) PAN.
Menurut dia, PAN berkoalisi sebagai mitra yang sejajar untuk saling mengisi dan memberikan hal yang bermanfaat.
Taufik menambahkan, ketika ada kejadian-kejadian luar biasa, kader mengembalikan sepenuhnya kepada ketua umum sebagai pemegang komando.
Partai Amanat Nasional (PAN) menyerahkan nasib mereka di koalisi pemerintahan kepada Presiden Joko Widodo.
- Putri Zulkifli Hasan Melepas 1.500 Peserta Mudik Gratis Bersama PAN
- Jalankan Instruksi Ketum PAN, Eddy Soeparno Bagikan Sembako di 11 Kabupaten/Kota di Jabar
- Bantu Pangan Warga, Eddy Soeparno Gelar Bazar Tebus Murah di Cianjur
- Gelar Bazar Murah di Subang, Waka MPR: Ringankan Beban Masyarakat
- Dukung Ketahanan Pangan, Eddy Soeparno Buka Acara Bazar Murah Serentak
- Fraksi PAN DPR Bagikan 3.000 Paket Sembako, Warga dan Ojol Terima Manfaat