Soal Temuan Puluhan Ribu Ton Gula di Gudang PT KTM, Arief Poyuono: KPK Harus Selidiki
.jpeg)
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Arief Poyuono menyoroti kasus temuan puluhan ribu ton gula gudang PT Kebun Tebu Mas (KTM).
Terbaru, muncul dugaan keterlibatan anggota DPR RI berinisial AW dan AD dalam dugaan penimbunan gula tersebut.
Mantan Ketua Umum Partai Gerindra ini menduga kedua anggota DPR tersebut menjadi pihak yang membela atau membeking terhadap pelaku penimbunan gula yang terjadi di Jawa Timur ini.
"Setelah ketangkap adanya timbunan gula Rafinasi di PT KTM diduga pemilik KTM meminta bantuan sejumlah Oknum Anggota DPR agar pihak penegak hukum yaitu Polri tidak menindak lanjuti temuan tersebut," kata Arief.
Arief menilai ada unsur gratifikasi terhadap kedua anggota DPR yang membela PT KTM atas dugaan penimbunan gula tersebut.
Oleh karena itu, dia meminta supaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan.
"Yang pasti hal beking membeking tidak lah gratis, KPK harus selidiki," ucap Arief.
Selain itu, Federasi Serikat Pekeja BUMN Bersatu mendesak Polda Jawa Timur untuk memproses PT KTM secara hukum dan meminta Menteri Perindustrian mencabut atau menghentikan sementara izin PT KTM.
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Arief Poyuono meminta agar KPK turun tangan menyelidiki kasus temuan puluhan ribu ton gula gudang PT Kebun Tebu Mas (KTM).
- GMSK Dukung KPK Dalami Keterlibatan Febrie Diansyah di Kasus TPPU SYL
- Perhutani Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Batam & Baubau
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan
- Yusuf Permana Dicopot dari Jajaran Komisaris BNI