Soedeson Tandra DPR Sikapi Aksi Penyerangan Oknum TNI ke Polres Tarakan, Simak

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar Soedeson Tandra menyikapi peristiwa penyerangan di Mapolres Tarakan oleh sejumlah oknum TNI.
Soedeson Tandra secara tegas menyatakan menyesali tindakan yang dilakukan oleh sekelompok oknum TNI yang menyerang Mapolres Tarakan.
“Jikalau ada persoalan, maka seharusnya itu diselesaikan secara baik-baik antarinstitusi. Tidak dengan cara melakukan tindakan yang justru memberikan contoh yang buruk bagi masyarakat,” ujar Soedeson Tandra dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2025).
Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum MKGR dan Wakil Ketua Umum DPN Peradi ini meminta kepada Panglima TNI, Pangdam dan Danrem dan Dandim dan komandan kesatuan untuk mengambil tindakan yang tegas kepada anggota-anggota yang insubordinasi, yang keluar untuk melakukan peusakan.
Menurut Soedeson Tandra, tindakan main hakim sendiri itu ditonton dengan mata telanjang oleh anggota masyarakat.
Dia menyebut oknum-oknum ini memberikan contoh yang buruk, contoh yang tidak baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“TNI yang dilatih dengan disiplin yang tinggi seharusnya tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum seperti ini,” ujar Soedeson Tandra.(fri/jpnn)
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar Soedeson Tandra menyikapi peristiwa penyerangan di Mapolres Tarakan oleh sejumlah oknum TNI.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- TB Hasanuddin Kecam Ulah Oknum TNI Serang Polres Tarakan
- APTISI Ungkap Dugaan Jual Beli Anggaran KIP Kuliah di Parlemen, MKD Siap Tindaklanjuti
- TB Hasanuddin Minta Puluhan Prajurit TNI Penyerang Polres Tarakan Dihukum Berat
- Tanggapi Dugaan Sukatani Diintimidasi, DPR: Kapolda Tidak Bisa Lepas Tanggung Jawab
- Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan TNI-Polri tetap Solid Pascainsiden di Mapolres Tarakan
- Komisi V DPR: Langkah Kemendes Pecat Pendamping Desa karena Maju Caleg Tidak Berdasar