Solar Langka, Kapal Antarpulau Batasi Keberangkatan

jpnn.com - KARIMUN - Dampak krisis bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berimbas terhadap transportasi laut antarpulau. Akibat pengurangan pasokan BBM subsidi, pemilik kapal antarpulau mengurangi jadwal keberangkatan.
”Kami sudah mengajukan ke SPBU agar dapat penambahan BBM untuk kebutuhan kapal-kapal antarpulau. Namun, pihak SPBU tidak mengizinkan dikarenakan keterbatasan BBM dan diperuntukan untuk di darat saja,’’ ujar Ketua DPC Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) Kabupaten Karimun, Bustami Datuk Raja Marah seperti dikutip Batam Pos.
Menurutnya, saat ini kapal antarpulau hanya bisa beroperasi 2 trip dalam sehari. Sebelumnya, biasanya kapal bisa beroperasi 3 trip.
Artinya, kapal untuk tujuan Selat Panjang, Dumai, dan Pekanbaru yang biasanya ada dua kapal, sekarang hanya satu kapal yang beroperasi atau sekali jalan. Namun, untuk Karimun tujuan Batam masih berjalan seperti biasa.
”Dalam waktu dekat akan membahas krisis BBM dengan pemerintah daerah, bagaimana solusi untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut bagi kapal antarpulau,’’ tuturnya.(pst/jpnn)
KARIMUN - Dampak krisis bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berimbas terhadap transportasi laut antarpulau. Akibat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- Ini Kejanggalan Kematian Wanita di Makassar
- Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Sebar Tim Saber
- Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Letusan 900 Meter di Atas Puncak
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Detik-Detik 2 Warga Mamuju Tewas Tersengat Listrik