Saran Romo Benny untuk Melawan Radikalisme di Era Digital

Pendiri Setara Institute ini juga menambahkan penyebaran radikalisme makin cepat dengan kemajuan teknologi yang ada.
"Bahaya sekarang di media sosial banyak konten yang salah dan keluar konteks demi perebutan kekuasaan dan mencapai tujuan tertentu,” ujar Benny.
Benny berharap generasi milenial harus membanjiri sosial media dengan konten positif untuk melawan konten negatif yang banyak saat ini dan untuk membangun kesadaran publik.
“Untuk menghadapi terorisme harus membuat counter wacana positif khususnya di media sosial guna melawan konten negatif serta akhirnya akan membangun kesadaran publik," tegas Benny.
Menurut Benny, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara harus juga menjadi habitualisasi dalam setiap diri masyarakat.
Turut hadir Direktur Bela Negara Ditjen Potensi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Jubei Levianto.
Jubei dalam pemaparannya menjelaskan kemajuan teknologi mempengaruhi kehidupan bermasyarakat.
“Kita hidup di zaman 4.0 yang kemajuan teknologi makin pesat dan mempengaruhi kehidapan bermasyarakat. Terjadi perang modern seperti proxy war yaitu negara yang kuat akan mengatur negara yang lemah untuk tujuan tertentu," ujar Juvei.
Romo Benny menjelaskan radikalisme muncul dari pemikiran yang tidak utuh sehingga banyak salah tafsir dan keluar dari konteks.
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Forum ITUC-Asia Pacific: Delegasi Indonesia Dorong Perlindungan Pekerja di Era Digital
- Bos Indodana Finance Berbagi Tips Mengelola Keuangan dengan Bijak
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- TB Hasanuddin Minta Kerja Sama Pemprov Jabar dan TNI AD Ditangguhkan, Ini Alasannya
- Kerja Sama Dedi Mulyadi & KSAD Dinilai Melanggar UU TNI