SPP Sragen Capai Kapasitas 120 Ton Per Siklus Selama Panen Raya, Dukung Ketahanan Pangan

"Sentra Penggilingan Padi ini adalah salah satu infrastruktur pemprosesan atau pengolahan dari gabah kering panen menjadi beras. Tentunya, beras dengan standar kualitas yang sesuai preferensi konsumen, bisa medium, bisa premium, seperti itu," ujarnya menjelaskan.
"Nah, nanti berasnya yang salah satunya ada beberapa stok di sini ini yang akan kami kirim ke gudang-gudang di wilayah Perum Bulog cabang Surakarta untuk menjadi stok cadangan pangan pemerintah ini," imbuh Andy.
Dia menuturkan operasional pengolahan GKP dilakukan dengan metode 2 shift atau 3 shift selama masa panen raya.
Harapannya, optimalisasi penyerapan dan pengolahan GKP ini dapat mendukung program swasembada kemandirian pangan, yang sudah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Nah, harapannya, ini bisa mendukung program pemerintah atau swasembada yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden," ujar Andy. (mcr31/jpnn)
Perum Bulog memaksimalkan kapasitas pengolahan gabah kering panen (GKP) di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Sragen mencapai 120 ton per siklus.
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- Super Tani Tawarkan Solusi Atasi Langkanya Pasokan Pupuk
- Menhut Sebut Sorgum Tanaman Ajaib untuk Ketahanan Pangan
- PT STM Pacu Pertanian Organik Perusahaan, Hasil Panen Petani Melimpah
- Kemendes Dorong Ketahanan Pangan dan Wisata Desa di Pandeglang