Sri Mulyani Segera Terbitkan PMK Tax Amnesty

jpnn.com - JAKARTA—Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menerbitkan PMK agar masyarakat bisa mengikuti program tax amnesty periode pertama.
Itu berarti para wajib pajak bisa mendaftar untuk periode I dan diberi batas waktu hingga Desember untuk kelengkapan administrasi.
"Jadi nanti kami akan memberikan kejelasan, saya akan memberikan mungkin semacam Peraturan Menteri Keuangan yang bisa mengatur.Untuk adminsitrasi bisa diberikan kelonggaran. Tax amnesty masih bisa berjalan sampai April. Jadi kita akan lihat bagaimana peraturan yang bisa mewadahi secara baik. Tidak hanya sampai September ini," ujar Sri Mulyani, usai mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu pengusaha, di Istana Presiden, Jakarta, Kamis malam.
Namun, Sri Mulyani enggan memastikan kapan PMK tersebut keluar. Dia hanya mengatakan, tim di Kementerian Keuangan segera menyusun aturan itu.
"Nanti kita lihat, ini segera disusun," ujarnya. Ketika ditanya berapa targer penerimaan jika syarat administrasi dilongkarkan, ia enggan menjawab tegas.
"Saya tidak akan membuat prediksi. Tugas saya adalah mengumpulkan dan mencari berdasarkan informasi yang kami miliki," tegasnya.
Sementara itu, terkait makan malam para pengusaha dengan Presiden, dia menyatakan khusus untuk mengingatkan untuk mematuhi kebijakan tax amnesty.
Para pengusaha besar itu dianggap berpotensi sebagai peserta tax amnesty.
“Presiden menekankan kembali bahwa undang-undang tax amnesty sudah dibuat dan diharapkan partisipasi dari semua pengusaha-pengusaha. Baik orang pribadi maupun dari wajib pajak badan usaha untuk bisa menggunakan kesempatan ini.Banyak yang menyatakan bahwa mereka akan siap,” pungkasnya. (flo/jpnn)
JAKARTA—Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menerbitkan PMK agar masyarakat bisa mengikuti program tax amnesty periode pertama. Itu berarti para
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KAI Angkut 19 Juta Pemudik Selama Angkutan Lebaran 2025
- Sikapi Kebijakan Trump, Waka MPR Tekankan Pentingnya Penguatan Diplomasi Perdagangan
- Jelang Arus Balik di Maluku, Pertamina Cek Ketersediaan dan Kualitas BBM di Ambon
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Iperindo Minta Pemerintah Lindungi Pasar Dalam Negeri
- Arus Balik Lebaran, Kapolri Imbau Pemudik Naik Kereta Api
- Umumkan Kinerja Keuangan, SIG Jaga Konsistensi Menuju Bisnis Bahan Bangunan Berkelanjutan