Ssst.. Oknum Pegawai Kemenag Disebut Minta Jatah untuk Percepat Keberangkatan Haji

jpnn.com, SURABAYA - Murtadji Junaidi, tersangka penipuan keberangkatan haji mengaku melibatkan salah satu oknum pegawai Kemenag dalam menjalankan aksinya.
Dia mengaku menyetor sejumlah uang untuk percepatan untuk keberangkatan jemaah calon haji.
Bahkan Murtadji mengaku juga sebagai korban karena sudah memberikan uang jutaan rupiah pada oknum tersebut.
"Oknum itu inisial S. Tersangka menyebut S bisa melakukan percepatan haji tetapi harus menyetor beberapa uang yang diminta," ujar Kombes Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim.
BACA JUGA : Puluhan Jemaah Calhaj Tertipu Ratusan Juta, Ada yang Sudah Gelar Syukuran
Murtadji sebelumnya dilaporkan karena telah menipu 59 jemaah calon haji yang seharusnya berangkat ke Tanah Suci pada 2024 dan dijanjikan lebih cepat tahun ini.
Kini para jemaah calhaj itu terdampar di depan Asrama Haji Embarkasi Surabaya hingga batal berangkat lebih cepat.
BACA JUGA : Ini Jumlah Dana Asuransi untuk Jemaah Haji yang Meninggal Dunia
Kini para jemaah calon haji terdampar di depan Asrama Haji Embarkasi Surabaya dan batal berangkat ke Tanah Suci lebih cepat.
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan
- Tanggal Berapa Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025? Simak Penjelasan Kemenag
- UIN Jakarta Masuk QS WUR 2025, Kemenag: Sejalan dengan Internasionalisasi PTKI
- Kemenag Bersama Belasan LAZ Bersinergi Berikan Beasiswa Zakat untuk Pendidikan