Status Siaga Anak Krakatau, Wisatawan Tidak Terpengaruh
Rabu, 05 Oktober 2011 – 05:15 WIB
Ditanya fenomena selama ini, Hardomo menyebutkan, meski Gunung Anak Krakatau sempat membuat resah para tamu pada awal 2011 lalu namun tidak sampai membatalkan kunjungan ke Pantai Anyer-Carita. ”Bahkan untuk boking hotel masih tetap tinggi, walaupun sejumlah tamu yang mempersingkat kunjungannya,” ungkapnya juga.
Bahkan, tamu asing atau mancanegara malah tertarik dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kendati begitu, dia berharap informasi tentang peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dilakukan dengan perhitungan yang benar.
Sementara itu, Ade Mulyawan, warga Pantai Anyer mengaku aktivvitas Gunung Anak Krakatau hingga kini belum dirasakan warga di sekitar pantai wisata tersebut. ”Ya memang Minggu malam ada dentuman keras dari arah laut. Semua warga mendengar tapi kami tidak khwatir,” ungkapnya.
Ade mengaku, dirinya dan warga di sekitar Pantai Anyer-Carita sudah terbiasa menghadapi aktivitas Gunung Anak Krakatau. ”Sebelum lebaran bahkan banyak dentuman Gunung Anak Krakatau dan debunya juga sudah sampai rumah warga. Tapi sedikit warga yang mengungsi,” ungkapnya juga. (bud)
SERANG - Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Provinsi Banten, Hardomo menanggapi peningkatan status siaga Gunung
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Teruntuk Jenderal Listyo Sigit, Anda Dicap Terlibat Merusak Demokrasi di Indonesia
- Kasus Korupsi di Kemenhub, KPK Menahan 3 Ketua Pokja Proyek DJKA
- Parcok Cawe-Cawe di Pilkada, Deddy PDIP Serukan Copot Jenderal Listyo
- KSAD Jenderal Maruli: Lulusan Seskoad Harus Mampu Mengemban Tugas Masa Depan
- Barang Hasil Penindakan di 3 Wilayah Ini Dimusnahkan Bea Cukai, Berikut Perinciannya
- Terima JAM Intel Kejagung, Mendes Yandri Ingin Perkuat Pengawasan Dana Desa