Stiker Jadi Kendala
Pembatasan BBM Bersubsidi
Kamis, 02 Agustus 2012 – 06:01 WIB

Stiker Jadi Kendala
Selain itu, pihaknya juga membagikan pada beberapa kota dan kabupaten. Sampai sekarang yang sudah mengambil stiker di antaranya, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Lamongan, Kota Malang, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Probolinggo.
"Ada pula kabupaten/kota yang mencetak sendiri. Meliputi, kota Surabaya, kabupaten Sampang, kabupaten Tuban, kabupaten Gresik, kabupaten Jombang, Kota Probolinggo, Kota Kediri dan Kabupaten Blitar. Sedangkan, 22 kabupaten/kota masih kami melakukan koordinasi lebih lanjut, apakah mereka cetak sendiri atau mau mengambil di Provinsi. Kami harapkan seluruhnya bisa segera melaksanakan program itu," ujar Dewi. Dinas ESDM juga membagikan stiker untuk BUMN dan BUMD.
Di samping itu, lanjut Dewi, tanggung jawab penempelan stiker di masing-masing kendaraan merupakan tanggung jawab kepala satuan kerja terkait. Sebab, itu dirasa lebih memudahkan timbang mengandalkan Dinas ESDM saja. "Begitu pula dengan pengawasan ketika melakukan pengisian bahan bakar. Menurutnya, pengawasan di tingkat SPBU, selain dilakukan oleh petugas terkait, perlu ditambah peran masyarakat. "Kemungkinan ada (pelat merah yang tetap mengisi bahan bakar subsidi), karena itu peran masyarakat juga penting," tandasnya. (owi/res)
JAKARTA - Pembatasan konsumsi BBM bersubsidi untuk kendaraan dinas di Jawa Bali mulai berlaku kemarin. Evaluasi pelaksanaan hari pertama mengarah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Harga Emas Antam, UBS & Galeri24 Hari Ini Minggu 6 April Turun Drastis, Cek Daftarnya
- Catat Waktu Favorit Arus Balik, Jangan Sampai Kejebak Macet
- KAI Angkut 19 Juta Pemudik Selama Angkutan Lebaran 2025
- Sikapi Kebijakan Trump, Waka MPR Tekankan Pentingnya Penguatan Diplomasi Perdagangan
- Jelang Arus Balik di Maluku, Pertamina Cek Ketersediaan dan Kualitas BBM di Ambon
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Iperindo Minta Pemerintah Lindungi Pasar Dalam Negeri