Stok BBM Subsidi Cukup 22 Hari
Senin, 22 November 2010 – 04:14 WIB
"Sebagai operator, Pertamina menyalurkan BBM subsidi sesuai dengan kuota yg diberikan BPH Migas sebagaimana ditetapkan Pemerintah dan DPR. Untuk 2010,meski diperkirakan akan melampaui quota 36,5 juta KL, Pertamina tetap menyalurkan sesuai kebutuhan masyarakat," tegas Harun.
Baca Juga:
Pertamina, lanjut dia, terus mengupayakan BBM non subsidi tetap tersedia di masyarakat sehingga tidak terjadi kekosongan pasokan bahan bakar. "Upaya mendorong masyarakat untuk menggunakan BBM non subsidi sudah mulai menunjukkan hasilnya, terlihat dari kenaikan penjualan BBK seperti Pertamax dan Pertamax Plus dalam beberapa bulan belakangan.
Berdasarkan catatan Pertamina, papar dia, penjualan BBM nonsubsidi jenis pertamax dan pertamax plus secara nasional terus mengalami kenaikan dalam beberapa bulan belakangan ini. Pada Mei 2010, penjualan pertamax di seluruh Indonesia masih sekitar 35.960 KL.
Dan pada Juni menjadi 45.384 KL, Juli 49.380 KL, Agustus melonjak 70.055 KL, September 76.957 KL, dan Oktober mencapai 79.110 KL. Begitu juga dengan penjualan Pertamax plus pada Mei 2010 masih sekitar 6.948 KL, Juni naik menjadi 9.272 KL, Juli turun menjadi 8.603 KL, Agustus naik lagi 10.604 KL, September 10.332 KL dan pada Oktober menjadi 11.754 KL. (aan/kim)
JAKARTA - Pertamina memastikan bahwa stok BBM bersubsidi khususnya solar dan premium masih cukup untuk stok sekitar 20 hari ke depan. Bahkan untuk
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Libur Nataru, Pemerintah Bakal Segera Turunkan Harga Tiket Pesawat
- Storm Trade Luncurkan Program Ambassador untuk Influencer dan Advokat Kripto
- SIG & PT Pertamina Lubricants Kembangkan Pelumas Open Gear Dalam Negeri
- Erwin Aksa: Persiapan Rapimnas Kadin 2024 Berjalan Baik dan Sesuai Rencana
- Ruas Falah Dukung MIND ID Mengakselerasi Pembangunan SGAR Mempawah Fase II
- Toshiba Berbagi Tips Menjaga Kebersihan Dispenser