Stok Daging Ayam Aman Hingga Idulfitri

Dia menjelaskan, tak hanya ayam, saat ini sudah ada beberapa harga yang naik seperti cabai.
Sebelum Ramadan, harga cabai masih di bawah Rp 30 ribu per kilogramnya. Saat ini sudah mencapai Rp 50 ribu per kilogram.
“Kenaikan harga cabai itu disebabkan logistik yang terganggu. Kami dapat informasi gelombang laut sedang tinggi. Ini berpengaruh karena cabai didatangkan dari Sulawesi,” ujarnya.
Dengan demikian, tambahnya, distribusi yang terganggu membuat harga naik cukup signifikan.
Pihaknya akan terus memantau harga, stok, distribusi seluruh bahan makanan agar tidak bergejolak jelang Idulfitri.
“Stok seluruhnya aman. Tinggal permintaan masyarakat yang tidak boleh berlebihan agar harga tetap stabil. Ini berlaku untuk seluruh komoditas, tidak hanya cabai dan ayam,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k18)
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Heni Purwaningsih mengatakan, kenaikan harga daging ayam sudah dianggap biasa oleh masyarakat.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menjelang Libur Imlek, Harga Cabai di Pasar Induk Ini Alami Penurunan
- Maratua Run 2025: Perkenalkan Surga Tersembunyi Kaltim Lewat Olahraga
- Monev KIP 2024: Pemprov Kaltim Raih Predikat Informatif 5 Kali Berturut-turut
- 102 Formasi PPPK 2024 di Daerah Ini Belum Terisi
- Nilai IKIP Kaltim Meningkat, Masuk Tiga Besar Nasional
- Kaltim Raih Peringkat 13 Nasional di Ajang PEPARNAS XVII 2024