Stop Kirim TKI ke Jordania
PJTKI Kritik Kinerja Muhaimin
Jumat, 30 Juli 2010 – 07:04 WIB
JAKARTA - Pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan tegas terkait kerja sama pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan negara tempatan. Salah satunya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan penghentian sementara (moratorium) pengiriman TKI sektor domestik ke Jordania. Muhaimin mengatakan, langkah ini ditempuh dalam rangka meningkatkan pelayanan penempatan dan perlindungan TKI di Jordania. Berdasar data Kemenakertrans, saat ini penampungan perwakilan RI di Jordania dipenuhi oleh 238 TKI bermasalah yang masih dalam proses penyelesaian. Sebagian besar merupakan tenaga kerja sektor domestik yang hak-haknya tidak dipenuhi oleh majikan dan menjadi korban eksploitasi seksual. "Dengan pertimbangan itu juga langkah ini kami tempuh," ujar Ketua Umum DPP PKB tersebut.
Alasannya, karena negara itu tidak menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung perlindungan pekerja migran asal Indonesia. "Surat penghentian sudah saya tandatangani hari ini (kemarin, Red)," ujar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di Jakarta kemarin (29/7).
Baca Juga:
Keputusan resmi itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menakertrans Nomor : SE. 172/MEN/PPTK-TKLN/VII/2010 tanggal 29 Juli 2010 tentang Penghentian Sementara Pelayanan Penempatan TKI ke Yordania untuk Pekerja Sektor Domestik (PLRT). Surat edaran ini ditujukan kepada Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan HAM RI, Menteri Kesehatan RI, Kapolri, Gubernur di seluruh Indonesia, Ketua Asosiasi PPTKIS dan Direktur Utama PPTKIS.
Baca Juga:
JAKARTA - Pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan tegas terkait kerja sama pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan negara tempatan. Salah
BERITA TERKAIT
- Binus University Buka Kampus Baru di Medan, Menyediakan Prodi-Prodi Unggulan
- Usut Kasus Korupsi Izin Tambang, KPK Panggil Rudy Ong Chandra
- Endoskopi Spinal, Solusi Minimal Invasif untuk Masalah Tulang Belakang
- Tanam Mangrove di PIK & Kedonganan, B. Braun Indonesia Rogoh Kocek Ratusan Juta Rupiah
- Usut Kasus Korupsi Pencairan Kredit, KPK Periksa Komut BPR Jepara Artha
- Wisuda ke-6 Matana University Siap Ciptakan Kampus Berinovasi