Strategi Kementan Menghadapi El Nino

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Makmun mengatakan dampak El Nino di bidang peternakan antara lain berkurangnya sumber air, penurunan kuantitas dan kualitas pakan ternak serta munculnya penyakit hewan.
“Pada bidang peternakan kami mengantisipasi strategi dengan mitigasi daerah terdampak utama diantaranya dengan penyediaan air dan sumber air, penyediaan atau penyimpanan pakan dan sumber pakan serta manajemen kesehatan hewan,” ujarnya.
Makmun menjelaskan jika langkah strategi menghadapi El Nino adalah penyediaan dan revitalisasi sumber air, pemanfaatan tanaman toleran kekeringan, pemanfaatan biomassa pakan, bank pakan, dan bimtek bagi peternak.
“Untuk antisipasi kekeringan diperlukan penyediaan air dan sumber air dengan menggunakan embung dan sumber air untuk menampung cadangan air untuk kebutuhan musim kemarau pertanian dan peternakan,” katanya. (rhs/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Langkah Kementan menghadapi El Nino ialah penyediaan dan revitalisasi sumber air, pemanfaatan tanaman toleran kekeringan, pemanfaatan biomassa pakan, bank pakan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Jateng Siaga Bencana, Polisi Siapkan Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2025
- Bayer Hadirkan Inovasi Berbasis Sains Untuk Kesehatan & Pertanian Indonesia
- BMKG Ungkap Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Wilayah yang Dilanda Hujan
- Bulog Jatim Gandeng DPW Tani Merdeka untuk Serap Gabah Petani
- Cuaca Ekstrem Berlanjut di Jateng hingga 15 Maret, Ramadan Waspada Bencana