Stres karena Sering Sakit Maag, Pria ini Gantung Diri di Tower Sutet

Stres karena Sering Sakit Maag, Pria ini Gantung Diri di Tower Sutet
Seorang pria gantung diri di tower sutet di Palembang. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, PALEMBANG - Mulyadi (38) warga Tepuan Sungai Ogan Belakang, Perumahan Cempaka OPI, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang nekat gantung diri di tower sutet, Kamis (27/3/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa ini terjadi berawal keterangan saksi Teguh (67) yang merupakan orang tua Mulyadi melihat korban memanjat tower sutet dengan membawa kain bedong.

"Sempat saya larang Pak, tetapi korban tidak mendengarkan saya," ungkap Teguh kepada petugas piket Reskrim dan Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, Jumat (28/3).

Mulyadi terus memanjat tower tersebut meski telah dilarang ayahnya. Teguh kemudian memberitahukan peristiwa itu kepada istri korban dan RT setempat.

"Saya beritahukan RT, dan istri korban. Lalu kami melaporkan Kejadian ini ke pihak kepolisian," ujar Teguh.

Kapolsek SU I Palembang AKP Hery mengungkapkan bahwa saat petugas datang ke TKP (tempat kerja perkara) korban sudah dalam keadaaan meninggal dunia dalam posisi sudah tergantung di tower sutet.

"Setelah mendapatkan laporan kami langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban," ungkap Hery.

Menurut Hery, berdasarkan keterangan dari keluarga, Mulyadi sudah mengalami sakit maag akut yang tidak kunjung sembuh.

Diduga depresi sakit maag tak kunjung sembuh, Mulyadi (38) nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri di tower sutet.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News