STS: Perwira Itu juga Harus Diperiksa, Bukan Hanya Briptu Christy

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengomentari soal Briptu Christy Triwahyuni Cantika Sugiarto yang desersi seusai video asusila mirip Polwan cantik itu viral di media sosial.
Briptu Christy meninggalkan tugas lebih dari 30 hari berturut-turut.
Sugeng Teguh Santoso (STS) menduga ada masalah besar yang membuat Briptu Christy menghilang.
Adapun Sugeng mengaku mendapat informasi bahwa ada perwira polisi yang berhubungan dengan Briptu Christy.
"Saya rasa ini problem besar yang menyangkut mungkin perwira lain yang berhubungan dengan dia. Jadi, perwira itu juga harus diperiksa bukan hanya Briptu Christy saja," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Kamis (10/2).
"Ada pihak lain dan bisa jadi anggota Polri dengan pangkat perwira, saya mendapat informasi begitu," sambung Sugeng.
Sugeng pun menyayangkan kasus Briptu Christy desersi diramaikan dan dilakukan pencarian besar-besaran.
"Tidak perlu menjadi diramaikan dengan pencarian besar-besaran. Bisa diselsaikan dengan cara propam atau intel, dicari dan menangkap serta membawa dalam sidang disiplin dan kode etik," ujar Sugeng.
Kasus Polwan Cantik Briptu Christy desersi dikaitkan dengan video asusila, apa kaitannya dengan perwira polisi?
- Teror Kepala Babi Terhadap Jurnalis Tempo Ancaman Serius, Kapolri Harus Bertindak
- Jaksa Penyidik Diduga Lakukan Malaadministrasi dan Persangkaan Palsu dalam Kasus Korupsi
- 3 Anggota Polri Tewas Ditembak Oknum TNI di Lokasi Sabung Ayam, IPW Desak Hal Ini
- IPW Sebut Jaksa Tak Akan Mampu Tangani Penyidikan
- Kontroversi Kasus Korupsi Impor-Ekspor Minyak, Penyidik Dinilai Salah Tetapkan Tersangka
- IPW Menilai Lirik Lagu Band Sukatani Bikin Panas Telinga Polisi