Suami Suka ke Panti Pijat, Berakhir di Pengadilan Agama

Pertengkaran rumah tangga pun sudah seperti lauk-pauk di keluarga kecil ini. Maksudnya, bertengkarnya terjadi hampir setiap hari.
Puncaknya pertengahan 2016 lalu. Ketika itu, Markucel membentak-bentak dan mencela Markonah dengan kata-kata kotor.
Setelah itu, Markucel mengantar pulang Markonah ke rumah orang tuanya. Hingga satu setengah tahun, Markucel tidak pernah lagi ada kabar.
Karena tidak tahan hidup di tengah ketidakjelasan, Markonah akhirnya menggugat cerai Markucel.
Selain karena faktor ekonomi sebagai alasannya, Markonah yakin kalau kebiasaan buruk Markucel tetap berlanjut.
Setelah mengikuti persidangan yang alot, PA (Pengadilan Agama) Kota Malang mengesahkan perceraian mereka dengan nomor register 2296 /Pdt.G/2017/PA.Mlg pada 19 Desember 2017 lalu.
Bahtera rumah tangga yang awalnya dipupuk dengan cinta itu kini akhirnya kandas. (jaf/c2/riq)
Markucel terlalu asyik dengan dunianya sendiri, suka mabuk dan biasa pergi ke panti pijat.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Resmi Bercerai, Armor Wajib Nafkahi Cut Intan Rp 15 Juta Setiap Bulan
- Lewati Ramadan Tanpa Istri, Baim Wong: Aman Aman Saja
- Bioskop Dilarang Putar Film Saat Berbuka Puasa dan Tarawih, Panti Pijat Harus Tutup
- 13 Ribu Penghulu Dilatih AI Talent DNA ESQ, Siap Tekan Angka Perceraian
- 30 Perusahaan di Kota Tangerang Deklarasi Komitmen Penuhi Hak Perempuan & Anak Pascaperceraian
- Konon Kanye West dan Bianca Censori Berpisah, Rumor Perceraian Mencuat