Sudah Lama Meninggal Lolos CPNS
Selasa, 08 Desember 2009 – 07:53 WIB
Sudah Lama Meninggal Lolos CPNS
Si kawan ini juga tahu persis, Umar dulu meninggal lantaran terserang liver. “Inikan sudah meninggal dua tahun lalu karena sakit lever. Koq bisa ikut diluluskan dalam pengumuman ini ya. Apa nggak di verifikasi datanya sama BKD,” kata honorer yang enggan menyebut namanya itu.
Baca Juga:
Setelah itu, pria itu mengeluarkan kalimat yang bernada menyesalkan proses pengusulan CPNS oleh pemkab. Dia menyayangkan, lantaran masih banyak warga yang masih hidup menginginkan menjadi CPNS. “Ada-ada saja menejemen Pemkab Labuhanbatu ini. Bobrok kali administrasi mereka. Masa yang sudah meninggalkan pun masih juga muncul namanya dalam pengumuman pengangkatan honor menjadi CPNS,” kata pegawai honor itu.
Para pelamar lain juga mengaku kecewa dengan sikap pemkab Labuhanbatu yang tidak mengumumkan lulus CPNS di media massa . Pemkab hanya mengumumkan lewat kertas yang ditempel di dinding kantor BKD Labuhanbatu. Akibatnya ratusan pelamar menumpuk memplototi dinding BKD untuk mencari tahu nama-nama yang lulus atau tidak. “Macam mananya BKD ini. Masa tidak diumumkan di koran. Ginikan repot saling dorong jadinya. Sudah lah tulisannya yang kecil-kecil,” celetuk Abdul salah seorang yang turut melihat pengumuman itu..
Sementara, Kepala BKD Labuhanbatu Nasrulloh mengaku, pengumuman cukup dengan menempelkan daftar yang lolos di papan pengumuman di dinding BKD Labuhanbatu. Tidak perlu mengumumkan lewat koran. (zul,sam/JPNN)
RANTAU -- Tenaga honorer di Pemkab Labuhanbatu, Sumut, bernama Umar Said, sudah meninggal dunia dua tahun lalu. Namun, Umar yang selama bertugas
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Asuransi Jasindo Mudik Bikin Arus Balik Lebih Aman & Nyaman
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Golkar Aceh Mendukung Program PP AMPG untuk Bersihkan 444.000 Rumah Ibadah di Indonesia
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan
- Warga Bojongsoang Geger Temuan Mayat Bayi di Tumpukan Sampah
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global