Sufmi Dasco Layak Sandang Guru Besar, Relawan Bepro: Beliau Sosok Inspiratif yang Berproses

“Seharusnya dilakukan uji informasi, konfirmasi dan verifikasi terkait perbedaan yang ditemukan. Seperti uji informasi terhadap jurnal Reda Manthovani dan Siti Nur Azizah, medianya bisa menghubungi pihak jurnal di India dan Malaysia bahkan sampai datang langsung ke Inggris. Kenapa informasi jurnal Dasco tidak diuji juga? Padahal bisa berkirim e-mail ke Ayer Journal atau datang langsung ke Spanyol,” jelas R Haidar Alwi, Senin (8/7/2024).
Ia yakin, Ayer Journal Tahun 2020 Volume 27 bukanlah imajinasi Dasco semata yang sengaja dikarang-karang untuk menjadi profesor atau guru besar.
Sebab, R Haidar Alwi menemukan setidaknya ada tujuh jurnal lainnya dari Indonesia yang juga diklaim sejumlah peneliti dimuat dalam Ayer Journal Tahun 2020 Volume 27.
Haidar mengingatkan terkait Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik yang terkait pengujian informasi dan pemberitaan yang berimbang. Di sini pentingnya uji informasi, konfirmasi dan verifikasi supaya tidak terburu-buru menilai apalagi menghakimi yang dapat merugikan pihak lain.
"Mana tahu ada suatu kondisi disclaimer kebijakan internal Ayer Journal yang tidak diketahui karena keterbatasan bahasa (Spanyol) maupun informasi yang dapat diperoleh,” pungkasnya.
Sufmi Dasco mulai mengajar sejak 2010 saat aktivitas politiknya belum terlalu padat. Saat menjabat sebagai Wakil Ketua DPR pun Bang Dasco (sapaan akrab para kerabat) tidak meninggalkan aktivitas mengajar nya, bahkan kerap berinovasi melalui team teaching dan mengajar lewat daring.
Isu yang baru baru ini beredar mempertanyakan gelar Guru Besar cukup menggugah hati Lutfi Dipa, Ketua Umum Bepro (Perkumpulan Pemuda profesional yang dibimbing oleh Sufmi Dasco).
Lutfi Dipa cukup dekat dengan Sufmi Dasco, dan ia menyaksikan sendiri betapa gigihnya Sufmi Dasco dalam dunia Pendidikan.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendedikasikan hidupnya untuk mengabdi untuk pendidikan di Indonesia.
- Algonova Bantu Asah Keterampilan Anak-anak Sejak Dini
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan
- Wakil Ketua MPR Minta Penerapan Wajib Belajar 13 Tahun Dipersiapkan dengan Baik
- Kemnaker dan Kemendikdasmen Teken MoU Sinkronisasi Pendidikan dan Ketenagakerjaan
- Verrell Bramasta: Pendidikan Adalah Kunci untuk Menciptakan Generasi Unggul
- Gen Z Didorong Melek Finansial melalui Edukasi dan Inovasi Digital