Suhardi Alius Ajak Generasi Muda Pegang Teguh Nasionalisme

Menurut dia, apa yang didapat para taruna Akpol di akademi hanya sekian persen.
Dia menambahkan, taruna akan menghadapi belantara kehidupan yang sangat luas setelah lulus.
Hal itulah yang mesti disikapi karena teori dan kenyataan sangat berbeda.
“Kami harapkan dengan penambahan wawasan kebangsaan ini, para taruna nantinya bisa menjadi aparat yang baik dan amanah,” tutur mantan Sestama Lemhanas ini.
Suhardi menambahkan, tugas polisi adalah menangani ‘limbah’ di masyarakat. Ada orang berideologi radikal dan bikin aneh-aneh menjadi urusan polisi.
Begitu juga politik, ekonomi, dan penyimpangan lain yang harus ditangani polisi.
Karena itu, para taruna Akpol harus benar-benar diberi pemahaman.
Suhardi khawatir taruna akan larut dalam “limbah” jika tidak dibekali pemahaman dan penanggulangan terorisme, keteladanan, dan nasionalisme.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengatakan, radikalisme dan terorisme sudah menjadi ancaman global.
- Peringati HUT ke-25 BMI, Bung Vino Berkomitmen Rekrut Generasi Muda untuk Besarkan PDIP
- Pengurus Baru DPP Bapera Undang 20 Ribu Anak Yatim untuk Berbagi Kebahagiaan
- Bea Cukai Ingatkan Pentingnya Wawas Diri Terhadap Penipuan Mengatasnamakan Instansi
- Ibas Ajak Generasi Muda Jadi Pilar Kedaulatan dan Kemandirian Bangsa
- BPPSDMP Kementan Buka Pendaftaran Young Ambassador Agriculture 2025
- Waka MPR: Seni Ukir Jepara Bangkit di Tangan Generasi Muda