Suka ke Salon Bareng setelah Sidang
Kamis, 25 Agustus 2011 – 07:54 WIB

HAGHIA LUBIS yang lulusan Harvard menjadi ujung tombak internasional. Foto: THOMAS KUKUH / JAWA POS
JAKARTA - Pimpinan kuasa hukum Nazaruddin, O.C. Kaligis (OCK), tidak ingin tim srikandinya dipandang sebelah mata. Pengacara senior itu pun memberikan kepercayaan selebar-lebarnya kepada tiga perempuan cantik tersebut untuk menangani kasus besar, termasuk kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games 2011. Perempuan yang bergabung di kantor pengacara OCK sejak 2004 itu juga dipercaya bosnya untuk menangani kasus-kasus perusahaan ketika beperkara di luar negeri. "Pokoknya, urusan-urusan kantor di luar negeri banyak yang dilimpahkan ke saya," ucapnya.
OCK juga berani memberikan kesempatan kepada trio pengacara itu untuk tampil ke publik bukan karena modal paras, tapi justru karena mereka pintar. Apalagi, seorang di antara mereka adalah lulusan Harvard Law School, Masters of Laws. Dia adalah Haghia Sophia Lubis.
Baca Juga:
Memang, selama ini, perempuan yang menggeluti international finance, professional responsibility, dan international law saat menempuh ilmu di Harvard itu jarang tampil di media. "Saya memang banyak di belakang layar," ucap Haghia lalu meringis. Yang dimaksud banyak di belakang layar, selama ini dirinya sering berkecimpung dalam menangani masalah hukum di perusahaan-perusahaan. Dia jarang beperkara untuk kasus-kasus pidana.
Baca Juga:
JAKARTA - Pimpinan kuasa hukum Nazaruddin, O.C. Kaligis (OCK), tidak ingin tim srikandinya dipandang sebelah mata. Pengacara senior itu pun memberikan
BERITA TERKAIT
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur
- Promo Arus Balik, KAI Beri Diskon 25 Persen untuk Tiket 13 Kereta, Cek Daftarnya
- Dirut PLN IP Apresiasi Ribuan Petugas yang Menjaga Kebutuhan Listrik saat Lebaran
- Kejaksaan Terancam Dilarang Usut Rasuah, Pakar: Senjakala Pemberantasan Korupsi
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal