Sukses Selesai Touring, Dapat Medali Kubis

Pukul 20.00 kami mendarat di Surabaya dan langsung berpisah pulang. Tiga hari perjalanan terasa begitu cepat. Karena rute cycling, kami tentu tidak sempat berwisata. Sayang memang, karena ada rute hiking di Tanah Rata yang begitu kondang, dan setiap orang hanya dikenai biaya sekitar 75 ringgit.
Namun, itu menjadi alasan supaya kelak kembali lagi ke Cameron. Sebab, perjalanan ini benar-benar berkesan. "Kami mampu mengatasi hujan dan hawa dingin. Kami mengalahkan rasa lapar, bahkan menaklukkan tanjakan. Kami lolos dari Cameron Highland!" Begitu bunyi status BlackBerry Donny Gunawan"
Dan memang, saat masih di Malaysia pun, kami sudah berkomunikasi dengan teman-teman sepeda lain di Indonesia. Kelak harus ramai-ramai ke Cameron Highlands lagi.
Kalaupun tidak ingin bersepeda, tempat ini bisa menjadi opsi liburan keluarga yang cukup asyik" (*)
SEBAGAI salah satu kawasan wisata terpopuler di Malaysia, nama Cameron Highlands mungkin tak terlalu familier di Indonesia. Akhir pekan lalu beberapa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara