Sukses Tekan Emisi Karbon, Tiongkok Makin Ramah Lingkungan

jpnn.com, BEIJING - Liu Youbin, juru bicara Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup Tiongkok, mengklaim bahwa Negari Tirai Bambu itu berhasil mencapai target emisi karbon dioksidanya lebih cepat dari rencana awal.
Pada akhir 2019 lalu, intensitas emisi karbon Tiongkok turun 48,1 persen dibanding level yang tercatat pada 2005, dengan bahan bakar nonfosil dalam konsumsi energi primernya mencapai 15,3 persen, papar Liu dalam sebuah sesi wawancara.
"Tiongkok selalu memprioritaskan isu perubahan iklim dan telah melakukan beragam upaya untuk mengatasinya, termasuk menyesuaikan struktur industri, mengoptimalkan penggabungan energi, meningkatkan efisiensi energi, serta mempromosikan pembangunan pasar karbon," ujar Liu.
Pasar perdagangan karbon uji coba Tiongkok memiliki total kuota perdagangan emisi karbon sebanyak 406 juta ton per akhir Agustus, yang menjadikannya sebagai pasar terbesar kedua di dunia, menurut kementerian tersebut.
Tiongkok berkomitmen untuk menggandeng negara-negara lain dalam pembangunan sistem tata kelola iklim global yang adil, setara, dan menguntungkan semua pihak melalui kerja sama.
"Serta mendorong penerapan Perjanjian Paris secara penuh, efektif, dan berkelanjutan," imbuh Liu. (xinhua/ant/dil/jpnn)
Tiongkok berhasil mencapai target emisi karbon dioksidanya lebih cepat dari rencana awal.
Redaktur & Reporter : Adil
- Kaya Susah
- Penjualan Sertifikat Pengurangan Emisi PLN Indonesia Power Meningkat Capai Sebegini
- Perang Listrik
- Banyak Pebulu Tangkis Indonesia Tumbang di 16 Besar All England, Tiongkok Masih Mendominasi
- Pemerintah Diminta Benahi Pengelolaan BBM Agar Lebih Ramah Lingkungan
- Dekarbonisasi Pertamina Lampaui Target, Capai 146 Ribu Metrik Ton CO2 per Januari 2025