Suku Bunga KPR Turun, Pembiayaan Properti Berubah
Dengan kelebihan tersebut, banyak konsumen in-house financing yang mengalihkan ke KPR.
Rata-rata konsumen tersebut sudah mengangsur ke developer selama dua tahun.
’’Fasilitas in-house yang kami berikan maksimal 36 bulan. Kalau tahun kedua beralih ke KPR, jangka waktu cicilan bisa lebih panjang,’’ tutur Marketing Manager The Taman Dayu Irawati.
Dalam beberapa bulan terakhir, sekitar sepuluh persen konsumen telah mengalihkan pinjamannya dari developer ke bank.
Animo memanfaatkan fasilitas kredit perbankan juga datang dari para pembeli baru.
Tahun ini, The Taman Dayu masih membidik segmen menengah dengan produk Cluster Keukenhof Hills dan Grand Riviera.
Sebelumnya, Taman Dayu telah menggarap segmen menengah melalui Cluster The Sagamore Hills.
Pada dua tahun lalu, permintaan properti mewah melejit sehingga porsi produk premium mencapai 70 persen.
Pola pembiayaan properti terpengaruh penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR).
- Fasilitas di Arandra Residence Kini Semakin Lengkap dengan Hadirnya Superindo
- Berpengalaman 19 Tahun, Safira Group Wujudkan Hunian Impian di Solo Raya
- Kelompok Penerbang Roket Kembali Melaju Lewat Album Koma
- Sektor Properti di Batam Diprediksi Meningkat di 2025
- Vasanta Group Luncurkan Hunian untuk Keluarga Muda, Pemandangan Tepi Danau
- Optimisme Kondisi Ekonomi Nasional Dukung Kinerja Positif Industri Properti