Sulaiman Al-Rajhi
Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Sejak usia 9 tahun, dia sudah bekerja sebagai kuli angkut barang belanjaan para pengunjung pasar Al Khadra Riyadh. Ketika berusia 12 tahun Al-Rajhi bekerja sebagai
pengumpul kurma. Dia harus tidur tanpa tikar dan tidak punya baju lain untuk ganti.
Kemudian, dia mendapatkan pekerjaan sebagai koki di salah satu hotel di Riyadh dan menyambi menjadi penjual minyak.
Ketekunannya menabung membuatnya punya cukup modal untuk membuka toko kelontong sendiri.
Peruntungannya makin membaik. Dia kemudian bekerja di perusahaan pertukaran mata uang milik saudaranya, Saleh Al Rajhi.
Setelah cukup memahami bisnis pertukaran uang Sulaiman membuka perusahaan pertukaran mata uang miliknya sendiri pada 1970.
Ketekunan dan kerja keras membawanya berhasil membuka 30 cabang perusahaan di seluruh Arab Saudi.
Dia juga bisa mengembangkan usahanya di Mesir dan Lebanon.
Pembacaan yang benar terhadap kitab suci akan mampu membuat seseorang bertransformasi menjadi pribadi-pribadi yang bermanfaat untuk kemanusiaan.
- Penjual Jam Tangan Mewah Diduga Jadi Korban Kekerasan Anak Crazy Rich
- Rosan Roeslani Ditunjuk Jadi Kepala Danantara, Sebegini Harta Kekayaannya
- Ukraina & Suriah Perkuat Hubungan Diplomasi Kemanusiaan di Tengah Invasi Rusia
- Dompet Dhuafa & PARFI 56 Teken Kerja Sama Kampanye Kemanusiaan dan Pemberdayaan Budaya
- Hakim Vonis Crazy Rich PIK Penjara 5 Tahun di Kasus Korupsi Timah
- Bertemu Paus Fransiskus, Arsjad Rasjid Bawa Misi Kemanusiaan