Sulistiono Sudah Ditangkap, Pembunuh Pasutri Itu Kini Terduduk di Kursi Roda, Tuh Tampangnya

Melihat suami dianiaya, sang istri berteriak minta tolong sembari mendatangi tersangka untuk jangan melakukan penganiayaan lagi.
Namun, tersangka malah memukul dada Astuti sebanyak dua kali hingga korban jatuh pingsan. Sementara, tersangka masih melihat Sugianto bergerak dan coba menghindar dengan cara merangkak.
Langsung saja, tersangka kembali menganiaya Sugianto dengan besi mengarah kepada lehernya sebanyak empat kali.
Akibatnya, Sugianto menjadi tak berdaya dan tersangka kembali menganiayanya secara berulang.
Usai menghabisi nyawa Sugianto, tersangka kembali menganiaya istri korban dengan memukulnya menggunakan besi ke arah wajah.
Singkat cerita, tersangka menghabisi nyawa korban dan membiarkannya di parit, lokasi jasad pasutri yang ditemukan tak bernyawa.
Usai memastikan tak bernyawa, tersangka mengambil uang Rp200 ribu dan STNK sepeda motor korban. Kemudian, sepeda motor Honda Vario BK 6812 AFS korban disembunyikan tersangka ke tempat penitipan daerah Km 19 Binjai.
Usai merapikan kondisi TKP, tersangka mengembalikan truk yang dibawanya ke Pondok Tanjung Keliling, Langkat. Dua hari berselang (24/2), tersangka mengambil sepeda motor yang dititipnya dengan membayar Rp10 ribu.
Polisi juga menangkap Andrian Martin S, 36, warga Jalan Kawat III, Gang Padi, Kelurahan Tanjungmulia Hilir, Medan Deli yang menerima gadaian sepeda motor hasil curian senilai Rp2,1 juta.
Polisi akhirnya berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pasangan suami istri, Sugianto, 59, dan Astuti, 60, pada Sabtu (27/2).
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa