Sumur Semburkan Lumpur, Warga Khawatir
Rabu, 02 November 2011 – 12:07 WIB

Sumur Semburkan Lumpur, Warga Khawatir
SEKAYU - Warga Dusun Jantibun, Desa Supat Barat, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dan sekitarnya dibuat heboh dan khawatir. Pasalnya, di lokasi eksplorasi PT Baturona Adimulya yang bergerak di bidang batu bara, menyemburkan lumpur ala sumur Lapindo seperti di Jawa Timur (Jatim).
Bedanya, lumpur yang menyembur sekitar 30 meter itu tidak mengeluarkan hawa panas, tetapi dipastikan mengandung gas. Namun apakah semburan lumpur bercampur gas itu berbahaya atau tidak, petugas dari Pertamina yang membantu PT Baturona untuk mengatasi insiden tersebut masih melakukan upaya penelitian.
Baca Juga:
Peristiwa menyemburnya lumpur dibarengi gas tersebut terjadi pada Senin (31/10), sekitar pukul 16.00 WIB, di lokasi kebun karet dan sawit milik Robani (50), warga Dusun Jantibun, Desa Supat Barat, Kecamatan Babat Supat. “Persisnya saya tidak tahu, kapan waktunya ada semburan lumpur di kebun kami, tapi yang pasti saya baru tahu pada sore,” ujar Kamino (25), anak dari Robani, pemilik kebun.
Menurut Kamino, kebun karet dan sawitnya seluas 3,5 hektare terancam rusak akibat semburan lumpur tersebut. “Saat ini orang tua saya sudah bernegosiasi dengan pihak Baturona untuk menyelesaikan masalah ini, harus ada ganti rugi,” ujarnya.
SEKAYU - Warga Dusun Jantibun, Desa Supat Barat, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dan sekitarnya dibuat heboh dan khawatir.
BERITA TERKAIT
- Perampokan Bersenjata di BRILink Terungkap, 6 Pelaku Ditangkap, Ada Tetangga
- 6 Perampok Bersenjata di Bangko Pusako Tertangkap
- 2 Desa di Kecamatan Jatiagung Lampung Selatan Terendam Banjir
- Menteri Lingkungan Hidup Beri Teguran Keras untuk TPA Sarimukti
- Menjelang Ramadan, Wamendag Dyah Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
- 2 Tahanan yang Kabur dari LPKA Mamuju Ditangkap Polres Majene