Suporter Sriwijaya FC Kumpulkan Koin untuk Disumbangkan ke PSSI
"Bagi seluruh elemen masyarakat pencinta Sriwijaya untuk berpartisi dengan kami (Ultras Palembang). Kita akan sumbang PSSI uang denda 30 juta itu," ujar Presiden Ultras Palembang, Agung Fahrurrozi.
Dia menegaskan ini, bentuk perlawanan sebagai supporter Laskar Wong Kito. Dia menilai kebijakan PSSI tidak sehat khususnya membuat kondisi sepakbola tanah air semakin buruk di mata publik.
"Ini murni aksi kemanusiaan tidak ada unsur politik. Kenapa dilarang kenapa disanksi. Ini sudah tidak sehat,"tegasnya.
Sedangkan kelompok suporter Sriwijaya FC, Singa Mania mengaku cukup bingung dengan kebijakan ini.
“Karena ada di beberapa kota lain tidak mendapat denda, kemarin pun aksi kami tidak ada kaitannya dengan politik dan sesuai dengan prinsip bangsa Indonesia," ujar ketua umum Singa Mania, Ariyadi Eko Neori .
"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus segera dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” tambahnya sembari mengutip kalimat dari Undang-Undang Dasar 1945 Republik Indonesia .
Selain itu, dirinya juga menolak anggapan bahwa aksi ini ada kaitannya dengan dukungan terhadap satu kelompok tertentu.
“Masalah Palestina bukan soal agama, namun kalaupun harus dikaitkan bukankah penindasan kepada sesama manusia tetap tidak dibenarkan oleh semua agama manapun,” tegasnya.
Sriwijaya FC kembali mendapat sanksi dari komisi displin (Komdis) PSSI. Kali ini disebutkan karena ulah suporter Sriwijaya FC saat menjamu Persipura
- Komdis PSSI Beri Hukuman Tambahan kepada Marc Klok, Persib Harus Bersabar
- Ingat! PSS Sleman Dapat Hukuman Pengurangan 3 Poin
- Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi kepada Bali United FC, Persib Bandung dan Satu Pemain
- Momen Polda Riau Gelar Nobar Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan, Lihat
- PN-SSI Minta PSSI Bisa Evaluasi Aturan Away di Musim Depan
- Suporter di Laga Kandang Sepi, Bali United Akan Turunkan Harga Tiket