Surabaya Bisa jadi Rujukan Pengelolaan Sampah di ASEAN

Sekjen ASEAN Dato Lim Jock Hoi
Rombongan ASEAN juga diajak berkunjung ke Kecamatan Jambangan untuk melihat keberhasilan bank sampah.
Keberadaan bank sampah di kecamatan tersebut berhasil mengajak warga untuk menabung dengan cara menyetorkan sampah, yang kemudian setelah terkumpul, akan dijual dan hasil uangnya dapat diambil lagi oleh masyarakat saat membutuhkan, seperti pada momen hari raya atau pada saat anak masuk sekolah.
Di akhir kunjungan, Sekjen ASEAN mencoba "Suroboyo Bus", yaitu transportasi ramah lingkungan yang mensyaratkan pembayaran ongkos bus dengan sampah plastik.
Rombongan ini sempat berkeliling Kota Surabaya dengan bus itu dan duduk santai di Taman Bungkur menikmati sore yang cerah sebelum pulang ke ibu kota.
Ikut serta dalam kunjungan ini, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Ruandha Agung Sugardiman, Pimpinan Tinggi Pratama, Tenaga Ahli Menteri LHK, Kepala UPT KLHK dan pejabat Pemerintah Kota Surabaya. (flo/jpnn)
Surabaya selalu menjadi kota yang terdepan sebagai contoh dalam pengelolaan sampah di Indonesia.
- Menteri LH Akan Gugat Produsen Penyumbang Sampah Plastik
- DMDI Indonesia Jadi Tuan Rumah Majelis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa
- Chandra Asri Group Perluas Implementasi Ekonomi Sirkular dengan Pengumpulan Jelantah
- Pramono Mengaku Hampir 10 Tahun Usahakan Aturan Tipping Fee Pengelolaan Sampah
- MSIG Bangga jadi Title Partner Pertama 'ASEAN MSIG Serenity Cup'
- Vietnam Mitra Strategis Indonesia di ASEAN, Waka MPR: Kerja Sama Harus Ditingkatkan