Surfer Mulai Padati Pulau Merah

jpnn.com - BANYUWANGI – Magnet Pulau Merah dan kompetisi surfing internasional yang diadakan di pantai tersebut benar-benar menyedot para penggila olahraga ombak.
Sejak Rabu (21/5) peserta dari luar daerah dan luar negeri sudah tiba di lokasi Banyuwangi International Surfing Competition (BISC) di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, itu.
Salah satunya, peserta dari Papandayan Batu Mandi Surfing Community (PBSC). Tim yang terdiri atas Didin Erdiana, Bayu Triono, Dian Herdianto, M. Irfan, dan Julian Groome (Australia), tersebut sudah tiba kemarin. Didin Erdiana, selaku lead tim PBSC menyatakan, mereka sengaja datang lebih awal untuk beradaptasi dengan lingkungan dan karakteristik pantai.
Dalam keikutsertaan perdana kali ini, mereka mengusung target menang. ’’Ya, targetnya menang kategori nasional,’’ tutur Didin yang pernah memenangi Hidden Point Competition di Pacitan tersebut. Waktu luang sebelum hari pelaksanaan dimanfaatkan para surfer berlatih dan mencoba ombak di pantai itu. ’’Ombaknya cukup bagus. Pantainya bersih. Saya suka,’’ paparnya.
Bukan hanya peserta kompetisi, para pengunjung pun banyak mencoba olahraga pemacu adrenalin tersebut. Adaptasi lokasi juga dilakukan Aan, 14, juara kelas lokal pada BISC tahun lalu. Menurut Aan, dirinya akan meningkatkan latihan untuk menghadapi perlombaan Sabtu mendatang. ’’Latihan mulai pagi sampai ombak tidak bagus,’’ ujarnya. (sli/c1/bay/JPNN/c21/any)
BANYUWANGI – Magnet Pulau Merah dan kompetisi surfing internasional yang diadakan di pantai tersebut benar-benar menyedot para
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Detik-Detik Motor Terbakar di SPBU di Merangin, Lihat
- Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Sawarna Lebak Belum Ditemukan
- Bentrok Antarwarga di Maluku, Gubernur dan 2 Jenderal Turun Tangan
- Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon