Surge, Ciptakan Inovasi dan Solusi di Era Kompetisi Digital
jpnn.com, JAKARTA - Revolusi industri keempat yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan digital tengah terjadi.
Banyak pihak mendapatkan keuntungan besar, di sisi lain tak sedikit pula terlibas dan mengalami kehancuran.
Menyadari perubahan itu, CEO Surge Hermansjah Haryono mengatakan perubahan teknologi selalu menimbulkan disrupsi.
"Lupakan tentang teknologi, inovasi secara umum menyebabkan disrupsi," ujar Hermansjah, Senin,(7/11).
Hermansjah mengungkapkan optimisme tentang teknologi yang akan terus berkembang dalam nuansa positif. Menurut dia, teknologi juga mampu memperbaiki masalah dunia yang kompleks.
Dalam Revolusi Industri Keempat, ungkap Hermansjah, Surge fokus pada teknologi bergerak yang memang sudah menjadi nadi perusahaan.
Dulu perusahaan hanya fokus pada teknologi pendukung perusahaan.
"Kami menyiapkan diri dengan setiap perubahan teknologi. Kami memiliki serangkaian inovasi yang selalu mengikuti perkembangan teknologi serta kesiapan penggunanya. Kami juga bekerja sama dengan partner atau klien untuk membantu mereka tetap kompetitif," katanya.
Surge fokus pada teknologi bergerak yang memang sudah menjadi nadi perusahaan selama ini.
- Peruri dan Kemendag Tingkatkan Efisiensi Lewat Teknologi Digital
- PT Adisena Mitra Usaha Hadirkan Beyondtech, Era Baru Remitansi Digital di Indonesia
- Pemerintah Terus Mendorong Potensi Besar Semikonduktor dan Kecerdasan Buatan
- Buka Cabang di Bekasi, Erha Ultimate Hadirkan Klinik Kecantikan dengan Teknologi AI
- PT Patra Jasa Raih 3 Penghargaan Top Digital Awards 2024
- Sejak Berdiri PaDi UMKM Berhasil Tingkatkan Transaksinya hingga 3.610 Persen