Survei LSI: Mas Agus Paling Tak Bersih

jpnn.com - JAKARTA - Duet Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sempat mencuat dalam beberapa survei tentang elektabilitas calon pada pilkada DKI. Namun, berdasar temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI), pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI yang diusung Koalisi Cikeas itu justru belum bisa menandingi keperkasaan Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat sebagai petahana.
Direktur Eksekutif LSI Dodi Ambardi mengatakan, berdasar survei lembaganya yang melibatkan 800 responden, mayoritas menganggap Ahok -panggilan beken Basuki- merupakan sosok yang jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi. "Responden memilih sebesar 63 persen (berdasar kategori jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi, red),” ujar Dodi di Hotel Century, Senanyan, Jakarta, Kamis (15/12).
Untuk kategori yang sama, Anies Baswedan mendapatkan penilaian positif dari 57 persen responden. Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono mendapatkatkan penilaian 51 persen.
"Jadi kategori jujur bisa dipercaya dan bersih dari korupsi mayoritas publik memilih Ahok," katanya.
LSI menggelar survei pada 3-11 Desember 2016. Respondennya ada 800 orang yang semuanya warga DKI Jakarta yang sudah memiliki hak pilih.
Metode surveinya adalah multistage random sampling dengan sampel dari seluruh kecamatan yang terdistribusi secara proposional. Margin of error survei itu kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.(cr2/JPG)
JAKARTA - Duet Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sempat mencuat dalam beberapa survei tentang elektabilitas calon pada pilkada DKI. Namun,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump