Survei: Mayoritas Publik Setuju Presiden Menjabat 1 Periode Selama 7 Tahun
Rabu, 25 November 2020 – 16:25 WIB

Sidang Paripurna Pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin. Foto : Ricardo/JPNN
Sebanyak 86,3 persen menyatakan setuju usulan perubahan tersebut, hanya 13,7 persen yang tidak setuju. “Para elite politik, akademisi, dan tokoh bangsa diharapkan mempertimbangkan opini publik tersebut, sekaligus membuka wacana tersebut seluas-luasnya agar publik mengetahui serta bersuara,” pungkas Okta.
Survei CPCS dilakukan pada 11-20 November 2020, dengan jumlah responden 1200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ant/dil/jpnn)
Usulan agar ketentuan tentang masa jabatan presiden maksimal dua periode diubah terus bergulir
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Evaluasi Semester I Pemerintahan Prabowo – Gibran, Panca Pratama: Publik Merasa Puas
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI
- Civil Society For Police Watch Merilis Hasil Survei Tentang Urgensi Digitalisasi Kepolisian, Hasilnya?
- Survei LPI, Boni Hargens: Jokowi Tepat Jadi 'Penasihat Agung' Presiden Prabowo
- Aktivis Muda: Kritikan Konstruktif Perlu untuk Beri Masukan Kepada Pemerintah