Survei: Partai Baru Tak Berdaya Melawan Politik Dinasti di Sulbar

“Dalam arena politik semacam itu, bahkan caleg petahana pun harus berjuang keras untuk dapat lolos,” tutur Rudi. Ibnu Munzir dari Golkar mampu mempertahankan elektabilitas 10,3 persen. Sedangkan Afzal Mahfuz hanya meraih elektabilitas 5,6 persen, dan terancam tidak terpilih lagi.
BACA JUGA: Survei: Gorontalo Bakal Jadi Kuburan Petahana dan Partai Baru
Di tengah-tengah pertarungan elektoral, caleg dari partai politik (parpol) baru seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tri Fida Suryati harus puas mendapat elektabilitas 1,6 persen. “Bisa dipastikan parpol baru tidak mendapat tempat di dapil Sulbar, meskipun masih ada 25,6 persen yang belum menentukan pilihan,” pungkas Rudi.
Jumlah responden survei ini sebanyak 800 orang mewakili tiap kecamatan. Sampel dipilih secara acak bertingkat, dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (dil/jpnn)
Survei terbaru Y-Publica menunjukkan bahwa politik dinasti masih sangat kuat di Dapil Sulawesi Barat
Redaktur & Reporter : Adil
- Pelaku Pencurian di Taman Budaya Sulbar Ditangkap Polisi
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Evaluasi Semester I Pemerintahan Prabowo – Gibran, Panca Pratama: Publik Merasa Puas
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI
- Civil Society For Police Watch Merilis Hasil Survei Tentang Urgensi Digitalisasi Kepolisian, Hasilnya?
- Aktivis Muda: Kritikan Konstruktif Perlu untuk Beri Masukan Kepada Pemerintah