Survei Pilgub Sumbar, Pasangan Mulyadi-Ali Mukhni Terkuat

Hasilnya, Masduri menuturkan, survei menemukan tingkat popularitas Nasrul Abit (86,6 persen) menjadi kandidat dengan popularitas paling tinggi dibandingkan kandidat lainnya, diikuti Mulyadi (83,9 persen), Mahyeldi Ansharullah (82,6 persen), Ali Mukhni (66,0 persen), Indra Catri (54,6 persen), Fakhrizal (54,3 persen), Audy Joinaldy (53,6 persen), dan Genius Umar (48,6 persen).
Kemudian yang kedua, katanya, survei menunjukkan bahwa berdasarkan pertanyaan dengan simulasi surat suara, pasangan Mulyadi–Ali Mukhni dengan angka elektabilitas sebesar (37,2 persen), menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan pasangan calon lainnya.
Ketiga, survei ini menemukan tingkat pengetahuan publik terhadap pilkada serentak Sumatera Barat sebesar (91,7 persen), masih ada sebagian publik (2,9 persen) yang tidak mengetahui Pilkada Sumatera Barat 2020.
"Pada pilkada Provinsi Sumatera Barat (60,9 persen) Desember nanti, sebanyak (12,2 persen) belum pasti mencoblos, dan (2,9 persen) tidak akan mencoblos," katanya.
Sementara publik yang sudah mantap dengan pilihannya (77,0 persen) pemilih dan yang masih mungkin mengubah pilihannya (13,2 persen).
"Jika tidak ada perubahan peta politik signfikan, kemungkinan besar Mulyadi-Ali Mukhni akan unggul pada hasil Pilkada Sumatera Barat 2020," katanya. (cuy/jpnn)
Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis peta kekuatan elektoral calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat. Ini hasilnya.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- Mahyeldi-Vasko Menang Pilgub Sumbar dengan Suara 77,12 Persen
- Poltracking Ungkap Sejumlah Kejanggalan oleh Dewan Etik Persepi
- Survei Tatap Muka Poltracking Indonesia: Isran Noor-Hadi 52.9%, Rudy Mas'ud-Seno Aji 38,4%
- Skandal Kredibilitas Persepi, Dewan Etik Terbukti Punya Konflik Kepentingan
- Hasil Survei Poltracking Indonesia Sah, Tidak Ada Kesalahan
- Ketua Persepi: Dewan Etik Tidak Bilang Ada Kesalahan Data di Poltracking