Survei PolMark: Syamsul Luthfi Caleg Terkuat di Dapil II NTB
Jumat, 02 Juni 2023 – 01:46 WIB

Tampilan paparan hasil survei PolMark Research Center (PRC)-PolMark Indonesia terhadap sejumlah tokoh baik petahana maupun pendatang baru di Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI dapil NTB II Pulau Lombok. Foto: Ihsan for JPNN.com
Kendati demikian, Ihsan mewanti-wanti agar petahana mulai lebih massif melakukan kerja-kerja politik di basis masing-masing.
"Salah satu metode paling efektif untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas adalah dengan pertemuan dialogis (tatap muka)," jelasnya.
Hanya saja, Ihsan masih mafhum, dalam benaknya melihat para bacaleg hari ini, masih menunggu keputusan resmi Mahkamah Konstitusi (MK) perihal sistem pemilu.
Baru nanti setelahnya, mereka akan mulai lebih giat turun ke masyarakat.
"Terlepas dari itu, bacaleg ini memang mesti mengejar ketertinggalan dengan memperbanyak pertemuan dialogis, memperkuat basis," bebernya.
Berikut hasil survei PolMark yang terbaru tentang Pileg 2024:
- Syamsul Luthfi 16,9 persen
- Haji Bambang Kristiono 7,9 persen
- Hj Wartiah 7,9 persen
- Rachmat Hidayat 5,1 persen
- Suryadi Jaya Purnama 4,4 persen
- Sari Yuliati 4 persen
- Nanang Samodra 2,3 persen
- Zulkarnain 1,9 persen
- Lalu Hadrian Irfani 1,5 persen
- Helmy Faishal Zaini 1,4 persen
- Lalu Putrama Doni 0,6 persen
- Rusdin M Nur 0,1 persen
- Amrillah 0,1 persen
- Asmuni 0,1 persen (mcr38/jpnn)
Hasil survei PolMark mengungkap petahana DPR RI Syamsul Luthfi menempati urutan teratas. Baik dari sisi popularitas maupun elektabilitas.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Edi Suryansyah
BERITA TERKAIT
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Evaluasi Semester I Pemerintahan Prabowo – Gibran, Panca Pratama: Publik Merasa Puas
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI
- Civil Society For Police Watch Merilis Hasil Survei Tentang Urgensi Digitalisasi Kepolisian, Hasilnya?
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- Aktivis Muda: Kritikan Konstruktif Perlu untuk Beri Masukan Kepada Pemerintah