Survei SPIN: Elektabilitas PSI dan Gelora Naik Jelang Pencoblosan Pemilu 2024

Faktor lainnya adalah ketokohan dua petinggi Partai Gelora, yakni Anis Matta sebagai Ketua Umum, kemudian Fahri Hamzah yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum.
Igor menyebut dua tokoh ini menjadi representasi dari sosok tokoh Islam moderat.
Apalagi kata dia, dua tokoh Partai Gelora tersebut cenderung rajin berkomunikasi dengan semua kalangan sehingga mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para pemilih.
"Ketokohan Anis Matta dan Fahri Hamzah sebagai tokoh Islam Nasionalis yang moderat. Kemudian, program roadshow ke elit-elit di daerah dan ke grass root atau ummat yang dilakukan langsung oleh kedua tokoh ini menuai apresiasi yang tinggi," tuturnya.
Di sisi lain adalah perjuangan Gelora yang sama dengan Prabowo Subianto dalam keberpihakannya terhadap masyarakat Palestina saat ini.
Apalagi kata Igor, Prabowo yang menyumbangkan uang pribadi sebesar Rp 5 Miliar di acara Dialog Keumatan untuk Solidaritas Palestina dengan tema ‘We Love Palestine’ di Djakarta Teater, Kamis (9/11) lalu itu juga dinilai telah memberikan diffused coattail effect kepada partai 28 Oktober 2019 tersebut.
"Konsistensi Gelora berjuang Bersama Prabowo memperjuangkan kemerdekaan Palestina perlu diketahui pada acara dukungan terhadap Palestina yang diselenggarakan Gelora tersebut Prabowo memberikan sumbangan 5 miliar rupiah langsung untuk Palestina," paparnya.
Terakhir, faktor yang menjadi penunjang mengapa Gelora mendapatkan tingkat keterpilihan tinggi, karena narasi persatuan dan kesatuan pasca Pemilu 2024.
ada beberapa partai non-parlemen yang cenderung berpeluang besar masuk ke Senayan, yakni PSI dan Partai Gelora
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Evaluasi Semester I Pemerintahan Prabowo – Gibran, Panca Pratama: Publik Merasa Puas
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI