Survei Terkini: Publik Semakin Puas pada Kinerja Jokowi
Elektabilitas PDIP dan Golkar Meningkat

Selanjutnya ada Partai Gerindra di posisi kedua dengan elektabilitas yang tergerus dari 17,3 persen menjadi 14,3 persen. Sedangkan Partai Golkar di posisi ketiga dengan elektabilitas terangkat dari 11,4 persen menjadi 14,1 persen.
Untuk partai menengah, ada kenaikan elektabilitas Partai Demokrat dari 6,6 persen menjadi 9 persen sehingga berada di posisi keempat. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga mengalami kenaikan elektabilitas dari 2 persen menjadi 4 persen dan menempati peringkat kelima.
Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi ke-enam setelah mengalami penurunan elektabilitas dari 4,3 persen menjadi 3,5 persen. Partai NasDem mengalami kenaikan elektabilitas dari 3 persen menjadi 3,1 persen sehingga berada di peringkat ketujuh.
Selanjutnya ada PPP di peringkat ketujuh dengan elektabilitas menanjak dari 1,9 persen menjadi 2,2 persen. Sedangkan di peringkat kesembilan ada Partai Amanat Nasional (PAN) yang tergerus elektabilitasnya dari 1,9 persen menjadi 1,5 persen.
Partai Hanura yang sebelumnya masuk sepuluh besar, kini digeser oleh Partai Perindo. Hanura mengalami penurunan elektabilitas dari 0,8 persen menjadi 0,6 persen. Sedangkan Perindo kini masuk sepuluh besar dengan elektabilitas naik dari 0,8 persen menjadi 1 persen.
Untuk Partai Bulan Bintang (PBB) kini semakin anjlok. Dari 0,5 persen menjadi 0,2 persen.(rmo/jpg/ara/jpnn)
JAKARTA - Center for Strategic and International Studies (CSIS) kembali merilis hasil survei tentang opini publik terhadap dua tahun pemerintahan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Setop Rekrut Honorer Baru, Angkat Dahulu R2/R3 Jadi PPPK
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur