Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?

Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) saat memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan tertutup di NasDem Tower, Jakarta, Jumat (22/3/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aa.

Dia tak ingin masyarakat menyalahartikan tidak masuknya kader NasDem dalam kabinet. Pasalnya, dengan menjadi teman, dirasa juga bisa beri pencerahan atau berbagi ilmu pendidikan politik.

"Bukan berarti kami anti, kami tidak suka, melainkan komitmen nilai-nilai moralitas, esensi perubahan kami perjuangkan, perilaku sikap kami buktikan, saya mau pikiran-pikiran ini terus berlanjut," ujarnya.

Politisi asal Banda Aceh itu juga mengungkap bahwa partainya sempat ditawari posisi. Namun, dia tolak sebagai pembuktian bahwa tidak semua partai politik di Indonesia mabuk kekuasaan.

Paloh mengibaratkan bahwa posisi partainya saat ini bak uang yang memiliki dua sisi.

Dia lantas mencontohkan dari sektor ekonomi. Ketika stabilitas ekonomi baik, akan didukung. Namun, saat stabilitas ekonomi terganggu, tak dapat diam dan harus ikut waspada.(ant/jpnn)

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap alasan kader partainya tidak masuk kabinet rezim Prabowo Subianto. Singgung soal etika.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News