Suryo Utomo Dapat Peringatan dari Anak Buah Prabowo Subianto

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan mengingatkan Suryo Utomo untuk bekerja lebih keras merealisasikan target penerimaan pajak yang dipatok pemerintah.
Menurut anak buah Prabowo Subianto di Geridra itu, tugas utama Suryo sebagai direktur jenderal pajak yang dilantik Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 1 November 2019 tersebut tidak semudah membalikkan tapak tangan.
Heri mengatakan, dalam satu dekade terakhir, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara konsisten gagal mencapai target penerimaan pajak setiap tahunnya. Meski dirjen Pajak beberapa kali berganti, target penerimaan pajak secara konsisten gagal tercapai atau shortfall.
Tahun ini, penerimaan pajak ditargetkan mencapai Rp1.577,56 triliun atau 64,1 persen dari APBN Rp2.461,1 triliun. Diperkirakan shortfall pajak 2019 tidak akan kurang dari Rp160 triliun, sehingga menyebabkan defisit anggaran di mana akhirnya defisit itu harus ditutupi utang.
"Utang telah menjadikan negara ini tidak berdaulat secara ekonomi, tentunya setiap kebijakan ekonomi pemerintah tak lepas dari kontrol asing sebagai donatur," ucap Heri dalam keterangan yang diterima JPNN, Selasa (5/11).
Tahun ini pun, katanya, target penerimaan pajak pasti meleset. Terkait pajak, bukan lagi berbicara atau memprediksi tercapai atau tidak tercapai target penerimaan, tetapi yang terjadi memprediksi berapa nilai shortfall pajaknya.
"Selama lima tahun terakhir (periode pertama Jokowi), realisasi penerimaan pajak selalu meleset dari target," kata Heri.
Pada 2014, realisasi pajak tercatat 91,85 persen dari target. Tahun 2015 realisasinya turun menjadi 81,9 persen. Lalu, 2016 sebesar 81,6 persen, dan 2017 sebesar 89,68 persen, serta 2018 sebesar 92,41 persen dari target.
Tugas Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak tidak semudah membalikkan telapak tangan.
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Ekonom Sebut saatnya Reformasi Fiskal untuk Menjaga APBN
- Tim DJP Jatim III Dilaporkan ke KPK Terkait Pemeriksaan Pajak PT Arion Indonesia
- Sri Mulyani Laporkan Defisit APBN Februari, Jangan Kaget ya!
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan