Sutan: Bagaimana Mungkin Anas Dikasih Tugas Khusus
jpnn.com - JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bathoegana menepis tudingan politikus PKS Fahri Hamzah, yang menyebut Anas Urbaningrum mendapat tugas pengamanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam Panitia Khusus hak angket Bank Century (Pansus Century).
"Bagaimana mungkin, Anas dikasih tugas khusus. Saya enggak pernah dengar tuh?," kata Sutan dikonfirmasi terkait tudingan Fahri Hamzah yang menyebut Anas mendapat kode khusus untuk pengamanan SBY di Pansus Bank Century DPR, Selasa (25/3).
Sutan mengungkapkan dirinya dan Anas sering dipanggil oleh SBY ke Cikeas, tapi dalam rangka meyakinkan bahwa mereka tidak terlibat dalam persoalan Century.
"Saya anggota (Pansus) Century juga dan saya sama Anas sering dipanggil SBY ke Cikeas. Kita bersih, enggak ada apa-apa," jelasnya.
Karena itu, Sutan mempersilahkan saja jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar keterangan Anas. Sutan menilai semua terkait kasus Bank Century sudah terang benderang.
"Kalau mau dibongkar, silahkan karena terang benderang. Tidak mungkin SBY sembunyikan sesuatu (perintah khusus ke Anas). Aliran dana sudah dicek dan tidak terbukti. Jadi apa yang diamankan?," terangnya.
Sutan menambahkan sekarang ini ada upaya kriminalisasi dalam penanganan kasus century. Padahal, SBY sudah pernah menyampaikan kebijakan century tidak bisa dituntut karena itu sebuah kebijakan penyelamatan perekonomian bangsa. (fat/jpnn)
JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bathoegana menepis tudingan politikus PKS Fahri Hamzah, yang menyebut Anas Urbaningrum mendapat tugas
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Perpustakaan Nasional Gelar Pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional 2024
- Budi Arie Dituding Pro Judi Online, Sekjen Projo: Tuduhan Jahat dan Keji
- Realisasi Pendapatan Daerah Banten Capai Rp10,30 Triliun Hingga Oktober 2024
- LMS Pamong Desa Diharapkan Mempercepat Digitalisasi Desa
- KPK Menyita 44 Aset dan Ratusan Miliar terkait Kasus Korupsi di LPEI
- Kata Jaksa Soal Eks Notaris Wahyudi Suyanto Jadi Tersangka Penggelapan