Swedia Menerapkan Herd Immunity dalam Menangani COVID-19, Apakah Berhasil?
Kamis, 20 Agustus 2020 – 17:32 WIB

Penelitian terbaru mendukung kebijakan yang sudah dilakukan bagi pengecekan suhu tubuh dengan demam sebagai gejala pertama COVID-19. (Reuters)
"Semua orang tentu senang bila bisa menjawab dan tahu persis apa yang harus dilakukan saat ini," katanya.
"Virus corona ini merupakan musuh yang tidak boleh kita remehkan," ujarnya.
Dr Tegnell belum lama ini mengatakan rapid tes dan pelacakan akan menjadi kunci dalam tahap kedua penanganan pandemi di Swedia.
Menurut Profesor Dillner, para ahli penyakit menular menunggu apakah Swedia siap menghadapi gelombang kedua infeksi COVID-19 pada musim gugur dan musim dingin di Eropa.
"Ini sangat mengkhawatirkan. Tak ada yang tahu apa yang mungkin terjadi nanti," ujarnya.
Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Swedia, negara berpenduduk sekitar 10 juta jiwa ini sangat longgar dalam menanggapi virus corona dan tidak menerapkan pembatasan sosial, seperti 'lockdown' yang dilakukan di negara-negara tetangganya
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang