Swiss-Belinn Airport Surabaya Bidik Pasar Korporasi

Padahal, tidak sedikit segmen market tertentu yang membutuhkan hotel dengan klasifikasi yang lebih spesifik.
Selain penumpang, pihaknya membidik kru maskapai.
’’Juga, penumpang maskapai yang mendapat kompensasi menginap karena delay,’’ paparnya.
Beberapa maskapai penerbangan internasional memilih tempat penginapan dengan klasifikasi hotel yang tinggi untuk para penumpangnya.
Saat ini Swiss Belinn sudah bekerja sama dengan 120 korporasi yang mencakup pemerintahan dan perusahaan swasta, termasuk maskapai.
Pihaknya ke depan terus memperbesar kerja sama dengan korporasi. Termasuk dengan pemerintah daerah dan perusahaan lokal lain.
Hingga akhir tahun, pihaknya menargetkan rata-rata okupansi bisa sekitar 70 persen dari total 133 kamar.
Sebagai hotel yang mengandalkan pebisnis, okupansi tertinggi bakal terjadi ketika weekday.
Swiss-Belinn Airport Surabaya menangkap peluang emas permintaan kamar hotel berbintang di sekitar Bandara Juanda yang masih tinggi.
- Volume Kendaraan Meroket, ASDP Pastikan Layanan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Aman & Terkendali
- Tarif Impor AS Naik, Industri Mebel Indonesia Terancam Lesu
- Rudi Hartono Bangun: Kebijakan AS Harus Disikapi dengan Hati-Hati
- Riza Primahendra Sampaikan Kajian Perkumpulan Amerta Soal Fenomena Ekonomi Lebaran 2025
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Libur Lebaran, Transaksi Menggunakan JakCard di Ragunan Meningkat